Suatu waktu seorang kawan pernah bertanya melalui jejaring Fesbuk bagaimana mengelola usaha dengan modal terbatas, namun bisa tumbuh pesat, semisal pedagang makanan keliling kecil-kecilan yang (mimpi) punya restoran.
Keren tho ada pedagang keliling tidak canggung bermimpi punya restoran. Coba Anda tanya tukang ketoprak keliling langganan Anda, dia ingin mobil or rumah sebagus apa. Saya bisa pastikan jawabannya tidak jauh dari “ah belum kepikiran bos” atau “orang cuma jualan ketoprak kok ngimpi punya mobil” atau semacamnya.
Saya hendak katakan, mimpi itu penting sepanjang dikelola dengan baik. Jika ada pedagang kecil tapi punya mimpi besar, bisa dikatakan kesuksesan baginya tinggal masalah waktu. Read the rest of this entry »

