Bisnis itu idealnya bisa mendatangkan pemasukan harian, pekanan, bulanan, tiga bulanan, enam bulanan dan tahunan dst… Intinya, kapan kita perlu pemasukan, bisnis bisa tetap terus diandalkan.
Strategi ini juga coba saya terapkan dalam bisnis saya; untuk cashflow harian Pasarbatik bisa diandalkan, untuk yang bulanan ada proyek Seragambatik yang memang perputarannya antara 30 s/d 90 hari.
Untuk yang pekanan, kita lagi coba membuka layanan jahit batik yang per ordernya harus bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 10 hari.
Sementara untuk yang 3 dan atau 6 bulanan, kita lagi coba menggarap pasar ekspor melalui Menur Batik.
InsyaAllah jadi lengkap nanti dan semuanya bisa diandalkan kapanpun kita perlu pemasukan.
Diskusi mengenai hal ini muncul dari keluhan kawan yang punya usaha percetakan, dia terlalu sering mendapat orderan yang rata-rata baru bisa diselesaikan dalam waktu min. 2 pekan. Ini agak mengganggu cashflownya.
Usul saya adalah, coba kelompokkan produk cetakan berdasar lama pengerjaan; mana yang bisa selesai dalam 1-2 hari, itu yang digenjot untuk menjadi pemasukan harian, mana yang baru bisa selesai dalam waktu 7-10 hari dan mana produk yang memerlukan waktu di atas 14 hari untuk penyelesaiannya.
Dengan pengelompokan ini, kita jadi lebih efektif dalam menstrategikan dan menargetkan penjualan masing-masing kelompok.
Bisnis Anda sendiri bagaimana?



No Comments so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.