<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Adhika Dirgantara</title>
	<atom:link href="http://adhikadirgantara.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adhikadirgantara.com</link>
	<description>Visi, Ide dan Aksi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Jan 2010 03:40:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mengelola Usaha Dengan Modal Terbatas</title>
		<link>http://adhikadirgantara.com/2010/01/mengelola-usaha-dengan-modal-terbatas/</link>
		<comments>http://adhikadirgantara.com/2010/01/mengelola-usaha-dengan-modal-terbatas/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2010 03:38:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dirgaa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhikadirgantara.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Suatu waktu seorang kawan pernah bertanya melalui jejaring Fesbuk bagaimana mengelola usaha dengan modal terbatas, namun bisa tumbuh pesat, semisal pedagang makanan keliling kecil-kecilan yang (mimpi) punya restoran.
Keren tho ada pedagang keliling tidak canggung bermimpi punya restoran. Coba Anda tanya tukang ketoprak keliling langganan Anda, dia ingin mobil or rumah sebagus apa. Saya bisa pastikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://adhikadirgantara.com/apps/wp-content/uploads/2010/01/creative-ads-lego-3-220x300.jpg" alt="creative-ads-lego-3" title="creative-ads-lego" width="220" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-72" />Suatu waktu seorang kawan pernah bertanya melalui jejaring Fesbuk bagaimana mengelola usaha dengan modal terbatas, namun bisa tumbuh pesat, semisal pedagang makanan keliling kecil-kecilan yang (mimpi) punya restoran.</p>
<p>Keren tho ada pedagang keliling tidak canggung bermimpi punya restoran. Coba Anda tanya tukang ketoprak keliling langganan Anda, dia ingin mobil or rumah sebagus apa. Saya bisa pastikan jawabannya tidak jauh dari &#8220;ah belum kepikiran bos&#8221; atau &#8220;orang cuma jualan ketoprak kok ngimpi punya mobil&#8221; atau semacamnya.</p>
<p>Saya hendak katakan, mimpi itu penting sepanjang dikelola dengan baik. Jika ada pedagang kecil tapi punya mimpi besar, bisa dikatakan kesuksesan baginya tinggal masalah waktu.<br />
<span id="more-69"></span><br />
Kembali ke mengelola usaha dengan keterbatasan modal tadi. Ini yang bisa saya usulkan: pertama <strong>Kreatif</strong> dan kedua <strong>Integritas</strong>.</p>
<p>Pernah ketemu tukang ojek yang kasih kartu nama dan siap jemput via phone order atau ketemu tukang gado-gado gerobag dorong yang melayani pesan antar atau tukang nasgor keliling yang nyebarin brosur: diskon 25% untuk pembelian di atas jam 21.30.</p>
<p>Itulah kreatifitas menurut saya. Tidak sedikit hal kreatif yang bisa dilakukan oleh pedagang keliling. Ini hal sederhana dan relatif tidak memerlukan modal besar, namun bisa menimbulkan efek Wow bagi pelanggannya. Wow karena masih jarang pedagang keliling yang melakukannya. Dengan Wow, pelanggan jadi loyal dan makin banyak calon pelanggan yang tertarik. Mudah-mudahan jualan bisa naik tinggi menjulang. Amiin.</p>
<p>Setelah jualan tumbuh tinggi menjulang, maka integritas menjadi senjata berikutnya. Integritas bukan sebuah kerja yang selesai dalam sekali waktu. Integritas adalah masalah rekam jejak. Integritas bukan cuma ke pelanggan, namun ke semua orang.</p>
<p>Dengan modal integritas, coba ajukan hutang dagang ke supplier, ambil bahan baku 3x lipat dari biasanya dengan tempo bayar sekian hari, coba minta tukang percetakan untuk cetakin brosur dengan dibayar di akhir bulan, coba ajak saudara untuk bantuin melayani pelanggan dengan upah bagi hasil.</p>
<p>Jika demikian, apakah masih merasa dibatasi oleh modal?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhikadirgantara.com/2010/01/mengelola-usaha-dengan-modal-terbatas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Buku Di Awal 2010</title>
		<link>http://adhikadirgantara.com/2010/01/tiga-buku-di-awal-2010/</link>
		<comments>http://adhikadirgantara.com/2010/01/tiga-buku-di-awal-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 00:03:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dirgaa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhikadirgantara.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Hari pertama di 2010 kemarin saya dan istri gunakan untuk jalan-jalan ke toko buku. Pilihannya yang dekat saja, Gramedia mall Metropolitan.
Jalan-jalan ke toko buku selalu menjadi aktifitas yang menggairahkan, meski harus diakui lebih banyak buku yang dibeli daripada yang tuntas dibaca.  
Tiga buku sukses saya bawa pulang: Visual Merchandising Attraction (Rudy Jusup Sutiono), Business [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari pertama di 2010 kemarin saya dan istri gunakan untuk jalan-jalan ke toko buku. Pilihannya yang dekat saja, Gramedia mall Metropolitan.</p>
<p>Jalan-jalan ke toko buku selalu menjadi aktifitas yang menggairahkan, meski harus diakui lebih banyak buku yang dibeli daripada yang tuntas dibaca. <img src='http://adhikadirgantara.com/apps/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tiga buku sukses saya bawa pulang: <a href="http://book.store.co.id/Visual_Merchandising_Attraction._Senjata_Merayu_yang_Paling_Ampuh_agar_Orang_Membeli_Apa_pun_yang_Anda_Jual_buku_13802.html">Visual Merchandising Attraction</a> (Rudy Jusup Sutiono), <a href="http://www.elexmedia.co.id/forum/index.php?topic=16331.0">Business Genius</a> (Peter Fisk) dan <a href="http://resensibukubaru.com/resensi-buku-baru-a-crazy-global-entrepreneur/">Crazy Global Entrepreneur</a> (Richard Bronson).<br />
<span id="more-61"></span><br />
Visual Merchandising seperti botol bertemu tutupnya karena saya memang tengah mencari buku mengenai product presentation. Tahun 2010 saya menargetkan bisa membuka 2-3 gerai offline dan saya memerlukan knowledge mengenai menarik  dan membuat customer senang melalui visual merchandising.</p>
<p>Business Genius memaparkan mengenai bagaimana menumbuhkembangkan bisnis secara genius melalui intelijen dan imajinasi. Tahun 2010 akan menjadi tahun yang menantang buat bisnis karena kanal perdagangan bebas Asean (+China) mulai dibuka. Kita memerlukan terobosan-terobosan untuk tetap bertumbuh secara signifikan.</p>
<p>Buku yang paling tebal, Crazy Global Entrepreneur bertutur mengenai petualangan (gila) Sir Richard Bronson dalam membangun Virgin Group. Selalu menarik untuk membaca apa yang telah orang lakukan untuk membangun kehebatannya, terlebih mengenai seseorang yang bisa mengibarkan begitu tingginya brand Virgin tidak melalui produk yang fokus, namun produk dan layanan yang menyebar begitu luasnya.</p>
<p>Saya memutuskan membaca Crazy Global Entrepreneur terlebih dahulu. </p>
<blockquote><p>
Bisnis seharusnya adalah sesuatu yang menjadi bagian dari diri kita. Jika tidak, pasti ada yang salah dengan bisnis tersebut. (Richard Bronson)</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhikadirgantara.com/2010/01/tiga-buku-di-awal-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi Wirausaha Sedari Muda</title>
		<link>http://adhikadirgantara.com/2009/06/menjadi-wirausaha-sedari-muda/</link>
		<comments>http://adhikadirgantara.com/2009/06/menjadi-wirausaha-sedari-muda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 08:08:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dirgaa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhikadirgantara.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[
Anak mudakan biasanya kreatif, jadi harusnya bisa lebih berwirausaha mandiri
Saya suka sekali dengan kalimat di atas yang meluncur dari seorang perempuan dalam sebuah iklan program Wirausaha Mandiri di TV.
Dengan satu kalimat di atas mestinya tidak ada lagi atau katakanlah sedikit saja sarjana yang mengeluh sudah lama lulus tapi belum lagi bekerja. Kalau mereka cukup kreatif, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="frame center" src="http://farm2.static.flickr.com/1132/1411554971_944b68ea1b.jpg" alt="" /></p>
<blockquote><p>Anak mudakan biasanya kreatif, jadi harusnya bisa lebih berwirausaha mandiri</p></blockquote>
<p>Saya suka sekali dengan kalimat di atas yang meluncur dari seorang perempuan dalam sebuah iklan program Wirausaha Mandiri di TV.</p>
<p>Dengan satu kalimat di atas mestinya tidak ada lagi atau katakanlah sedikit saja sarjana yang mengeluh sudah lama lulus tapi belum lagi bekerja. Kalau mereka cukup kreatif, mestinya terbentang jalan luas untuk berwirausaha, menjadi entrepreneur muda.</p>
<p>Namun kenyataannya tidak demikian, masih banyak sarjana muda yang lebih suka berjubelan mendatangi bursa kerja atau berharap-harap cemas menanti email panggilan kerja. Kenapa demikian?<br />
<span id="more-43"></span><br />
Berikut adalah beberapa alasan yang dikemukakan oleh kawan-kawan sarjana muda ketika saya mengajak untuk tidak perlu melamar kerja, namun memulai berwirausaha.</p>
<p>Pertama, <strong>mencari pengalaman kerja</strong>. Ini alasan yang juga saya pegang ketika dulu awal lulus kuliah, saya mau bekerja dulu untuk mencari pengalaman. </p>
<p>Namun hari ini saya bisa menyatakan bahwa saya menyesal tidak lekas berwirausaha sejak lulus kuliah karena ternyata sesuatu yang disebut pengalaman kerja tersebut sebenarnya bisa juga saya &#8216;dapatkan&#8217; ketika berwirausaha. </p>
<p>Dan mungkin saja kalau saya lebih dini berwirausaha, pencapaian saya bisa jauh melebihi apa yang saya capai hari ini.</p>
<p>Alasan kedua adalah <strong>sedikitnya modal finansial</strong>. Kayaknya ini bukan cuma alasan seorang sarjana muda, namun alasan setiap orang yang hendak memulai usaha. </p>
<p>Modal finansial memang penting, namun agaknya hal ini bukan yang paling utama. Anda masih bisa memulai usaha tanpa perlu memiliki modal finansial asalkan Anda masih mempunyai modal lain yang lebih penting, yakni modal integritas dan kredibilitas. Lain waktu saya akan tulis secara tersendiri mengenai modal usaha ini.</p>
<p>Hal yang terakhir adalah <strong>terlalu rumit berpikir dan atau terlalu besar gengsi</strong> untuk memulai dari hal yang sederhana. Dua hal ini yang mungkin terlalu kompleks bergelayut pada tiap kepala seorang sarjana muda; ingin memulai usaha namun dimulakan dengan asumsi-asumsi yang rumit, jadi usaha belum mulai namun sudah mundur duluan.</p>
<p>Atau ingin penjadi pengusaha sukses, namun masih malu-malu untuk mengenalkan produk/jasa yang dijualnya atau mungkin masih terlalu gengsi untuk angkat-angkat karung berisikan barang dagangannya.</p>
<p>Kesuksesan Anda dihalangi oleh mental Anda sendiri, sebaiknya Anda singkirkan jauh-jauh hal ini.</p>
<p>Jadi, wahai para sarjana muda kapan Anda mau memulai usaha Anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhikadirgantara.com/2009/06/menjadi-wirausaha-sedari-muda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berawal Dari Sekantong Baju</title>
		<link>http://adhikadirgantara.com/2009/06/berawal-dari-sekantong-baju/</link>
		<comments>http://adhikadirgantara.com/2009/06/berawal-dari-sekantong-baju/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 01:12:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dirgaa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirational]]></category>
		<category><![CDATA[KMM3 Bekasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhikadirgantara.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[
Awal bulan Juni lalu, saya dan kawan-kawan KMM3 Bekasi bersilaturahim ke pak Afrizal, owner BajuPoeti.Com, di Cikarang.
Silaturahim selalu membawa &#8216;rezeki&#8217;, terlebih silaturahim ke pedagang sukses semacam pak Afrizal, banyak &#8216;daging&#8217; yang bisa kita dapatkan.

Perjalanan usahanya dimulai dari sekantong besar baju poeti dan sekarang rata-rata omzet hariannya tidak kurang dari angka 20juta. Tahun 2009 ini ditargetkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://adhikadirgantara.com/apps/wp-content/uploads/2009/06/IMG_0067.JPG" alt="Pak Afrizal" title="Pak Afrizal" width="500" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-18" /></p>
<p>Awal bulan Juni lalu, saya dan kawan-kawan <a href="http://adhikadirgantara.com/tag/kmm3-bekasi/">KMM3 Bekasi</a> bersilaturahim ke pak Afrizal, owner <a href="http://bajupoeti.com">BajuPoeti.Com</a>, di Cikarang.</p>
<p>Silaturahim selalu membawa &#8216;rezeki&#8217;, terlebih silaturahim ke pedagang sukses semacam pak Afrizal, banyak &#8216;daging&#8217; yang bisa kita dapatkan.<br />
<span id="more-17"></span><br />
Perjalanan usahanya dimulai dari sekantong besar baju poeti dan sekarang rata-rata omzet hariannya tidak kurang dari angka 20juta. Tahun 2009 ini ditargetkan bisa meraih omzet 4M. Dan ini semua diraih dalam rentang waktu sekitar 3 tahun.</p>
<p>Luar biasa bukan? Apa saja &#8216;rahasianya&#8217;? Berikut beberapa yang bisa saya serap dari hasil silaturahim kemarin.</p>
<p><strong>Yakin dan percaya diri</strong>. Yakin dan percaya diri terhadap produk yang dipasarkan dan terhadap pilihan untuk mulai berdagang. Jika kita sudah kurang pe-de dengan produk kita, maka itu berarti tinggal 50% saja semangat kita untuk menawarkan barang. Jika kita kurang pe-de dengan pilihan berdagang, maka kita juga malu-malu untuk mengenalkan diri kita sebagai pedagang dan menawarkan dagangan kita.</p>
<p>Di awal memasarkan baju poeti, di setiap kesempatan pak Afrizal mempromosikan usahanya, saat ketemu saudara, ngantri di loket PLN, pas potong rambut, dll. Cara ini membuat orang ingat dengan pak Afrizal dan usahanya.</p>
<p>Poin berikutnya adalah <strong>internet</strong>, ini yang menjadi pengungkit berkembangnya usaha pak Afrizal. Bermula dari <a href="http://www.katalog-poeti.blogspot.com/">blog ini</a>, pak Afrizal mengenalkan produknya. Saya berpikir pasti promosinya gencar, ternyata saya salah. Pak Afrizal hanya menambahkan alamat blognya pada <em>signature</em> email, sehingga tiap kali dia kirim email kemanapun, maka orang yang menerima akan tahu mengenai <a href="http://www.katalog-poeti.blogspot.com/">Katalog Poeti</a>.</p>
<p>Nah, yang terakhir adalah ini: <strong>menjaga silaturahim dengan agen/pelanggan</strong>. Dalam bahasa manajemen modern disebut sebagai <em>customer relationship management</em>. Pak Afrizal menjaga betul hubungan dengan para agennya, meski lama tidak melakukan order, namun hubungan tetap dijaga. Terbukti, dengan cara tetap menjaga hubungan, agen yang lama tidak melakukan order, setelah sekian lama kembali melakukan order.</p>
<p>Dari sekantong plastik menjadi bisnis beromzet milyaran, mau?</p>
<p><em>*foto lebih lengkap bisa dilihat <a href="http://www.facebook.com/album.php?aid=84116&#038;id=502672249&#038;l=c9e12c0cca">di Facebook saya</a>.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhikadirgantara.com/2009/06/berawal-dari-sekantong-baju/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengetahuan Tidak Akan Mengundang Uang</title>
		<link>http://adhikadirgantara.com/2009/06/pengetahuan-tidak-akan-mengundang-uang/</link>
		<comments>http://adhikadirgantara.com/2009/06/pengetahuan-tidak-akan-mengundang-uang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 23:19:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dirgaa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Notes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhikadirgantara.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Pengetahuan tidak akan mengundang uang, kecuali diatur, dan secara cerdas diarahkan, lewat rencana tindakan yang praktis, ke tujuan pasti yakni akumulasi  uang. Tiadanya pemahaman akan fakta ini adalah sumber kebingungan bagi jutaan orang yang secara salah percaya bahwa &#8220;pengetahuan adalah kekuatan&#8221;. Sama sekali bukan seperti itu! Pengetahuan hanyalah potensi kekuatan. Pengetahuan menjadi kekuatan hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Pengetahuan tidak akan mengundang uang, kecuali diatur, dan secara cerdas diarahkan, lewat rencana tindakan yang praktis, ke tujuan pasti yakni akumulasi  uang. Tiadanya pemahaman akan fakta ini adalah sumber kebingungan bagi jutaan orang yang secara salah percaya bahwa &#8220;pengetahuan adalah kekuatan&#8221;. Sama sekali bukan seperti itu! Pengetahuan hanyalah potensi kekuatan. Pengetahuan menjadi kekuatan hanya ketika, dan jika, diatur menjadi rencana-rencana tindakan yang pasti, dan diarahkan ke tujuan yang pasti.</p></blockquote>
<p><strong><em>Think and Grow Rich, bab 5, hal 73</em></strong></p>
<p>Sering kita menimba pengetahuan, namun sesering itu pula kita abai untuk mengelolanya secara cerdas menjadi rencana tindakan yang praktis ke tujuan yang lebih pasti. Betul?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhikadirgantara.com/2009/06/pengetahuan-tidak-akan-mengundang-uang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>1st Post, Being An Entrepreneur</title>
		<link>http://adhikadirgantara.com/2009/06/1st-post-being-an-entrepreneur/</link>
		<comments>http://adhikadirgantara.com/2009/06/1st-post-being-an-entrepreneur/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 19:59:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dirgaa</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adhikadirgantara.com/apps/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Setelah blog lama tidak lagi &#8216;kepegang&#8217;, maka mencoba pindah kesini.
Kita coba lihat saja seberapa konsisten saya bisa menulis.
Doakan saya ya  
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah <a href="http://dirgaa.com">blog lama</a> tidak lagi &#8216;kepegang&#8217;, maka mencoba pindah <a href="http://adhikadirgantara.com">kesini</a>.<br />
Kita coba lihat saja seberapa konsisten saya bisa menulis.<br />
Doakan saya ya <img src='http://adhikadirgantara.com/apps/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adhikadirgantara.com/2009/06/1st-post-being-an-entrepreneur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
